Buka-buka arsip lama, ternyata nemuin tulisan dokumentasi yang kubuat
untuk nasyidku dulu waktu masih di Pondok Pesantren Darul Hijrah. Apa
kabar personil Al-Qisty Nasyid Hendra Setiawan, Surahman, Ahmad (Cemot), Midi HS, Anwar Hadimi, dan Muhammad Rezeki yang sekarang mungkin sudah sibuk dengan aktivitasnya masing-masing?
Al-Qisty Nasyid terbentuk sekitar awal tahun 2007. Saat itu sedang ada lomba Pekan Muharram 1428 di SMUN 1 Mataraman. Salah
satu perlombaannya adalah nasyid. Kala itu, Ust. M. Luthfi meminta
santri kelas V untuk membuat kelompok nasyid. Maka terpilihlah tujuh
orang santri yang semuanya berasal dari kelas V (semuanya pengurus
OSDA). Satu hal yang tidak diduga adalah pada perlombaan tersebut,
al-Qisty Nasyid langsung berhasil menyabet juara 1! Dengan kemenangan
itu, maka al-Qisty Nasyid diminta untuk tampil di Auditorium RRI
Banjarmasin. Dalam kesempatan berikutnya, al-Qisty Nasyid pun semakin
sering diundang untuk mengisi acara, baik internal pondok maupun
eksternal pondok. Hingga pada akhirnya, nasyid ini berhenti mengorbit
seiring dengan lulusnya para personilnya.
Pada bulan November 2011, sekitar tiga tahun setelahnya, dengan
semangat pernasyidan yang masih ada, aku kembali membentuk grup nasyid
di Pondok Pesantren UII Yogyakarta. Grup nasyid ini bernama Syahada.
Seluruh personil berjumlah delapan orang yang semuanya adalah santri
Ponpes UII. Sekitar akhir tahun 2014, terjadi regenerasi pada personil
Syahada karena sebagian besar telah lulus S1. Saya termasuk yang keluar.
Pada generasi kedua, jumlah personil dikurangi dan hanya menyisakan
enam orang. Alhamdulillah hingga saat ini, nasyid ini masih tetap eksis,
bahkan sedang merilis album perdananya. Meskipun saya sudah tidak aktif
lagi di sana, saya berharap semoga nasyid ini terus berkarya dan
menjadi salah satu icon nasyid Ponpes UII. Semoga Syahada nasyid dapat
terus mempertahankan eksistensinya di dunia pernasyidan Indonesia.
0 komentar:
Posting Komentar
apa komentar anda tentang bacaan ini?