PROGRAM STUDENT EXCHANGE UNTUK SANTRI UII

on Minggu, 02 Juni 2013


Oleh: Muhammad Qamaruddin

Ada lima mahasiswa UII yang saat ini sedang mengikuti program ‘Student Exchange’ di negeri jiran, Malaysia. Empat di antaranya adalah santri pondok pesantren UII. Tiga putra dan satu putri. Mereka adalah Samsul Zakaria (2009), M. Iqbal Zuliansyah Zen (2010), Arsyad Haikal (2011). Sedangkan dari pondok pesantren puteri yaitu Fithriya Safarina (2011) dan dilengkapi oleh Sustianingsih (2011).

Program ini telah berjalan dari tanggal 14 Mei 2013 dan akan berakhir pada tanggal 10 Juni 2013 mendatang. Aku tak menafikan keinginanku untuk dapat mengikuti program yang serupa. Namun ada satu alasan kuat yang membuat keinginanku ini sirna. Program ini hanya untuk prodi Hukum Islam FIAI UII (aku berasal dari Prodi Ekonomi Islam FIAI UII). Seandainya prodiku saat ini menawarkan program yang serupa, aku pasti akan ikut mendaftar. Mungkin suatu hari nanti –bisa jadi untuk para juniorku– Prodiku akan menawarkan program yang sama, tapi dengan destinasi yang berbeda dan lebih wah! Ahaha!
Ada beberapa website yang meliput berita ini. Di antaranya adalah web utama UII (http://www.uii.ac.id), web utama PP UII (http://pesantren.uii.ac.id/) yang aku sendiri yang menulis beritanya, dan terakhir web Republika Online (http://www.republika.co.id/). Berikut ini adalah berita yang kuambil dari web Republika online:

Lima Mahasiswa UII Ikuti 'Student Exchange' ke Malaysia

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Sebanyak lima mahasiswa Program Studi Hukum Islam Fakultas Ilmu Agama Islam (PSHI FIAI) UII Yogyakarta mengikuti student exchange ke Universiti Sains Islam Malaysia (USIM).
Mereka selama satu bulan di Malaysia diharapkan bisa meningkatkan kemampuan akademik dan komunikasi dengan masyarakat yang lebih luas, khususnya hukum Islam internasional.
"Saat ini, dunia sudah tidak ada batas. Diharapkan mahasiswa yang dikirim ke Malaysia bisa menjadi pemimpin yang mempunyai wawasan internasional," kata H Dadan Muttaqien, Dekan FIAI UII kepada wartawan di Sleman, Senin (13/5).
Dijelaskan Dadan, kelima mahasiswa adalah Samsul Zakaria, M Iqbal Juliansyah Zen, Muhammad Arsyad Haikal, Sustia Ningsih, dan Fitriya Safarina. Mereka telah mengikuti seleksi ketat, terutama kemampuan berbahasa Arab dan Inggris. Mereka di Malaysia dari 14 Mei - 14 Juni 2013.
Bagi FIAI, kata Dadan, pertukaran mahasiswa ini merupakan yang pertama kali. Diharapkan program ini memberi manfaat kemitraan yang besar bagi universitas secara umum, khususnya PSHI FIAI dalam mengembangkan dan mengadopsi kurikulum yang berstandar internasional yang sesuai dengan PSHI.
Dengan kurikulum internasional diharapkan bisa menciptakan generasi muda yang madani dan egaliter yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Bukan menciptakan masyarakat yang 'medeni' yang selalu memberi ancaman," kata Dadan.

Reporter : Heri Purwata         
Redaktur : Djibril Muhammad



0 komentar:

Poskan Komentar

apa komentar anda tentang bacaan ini?